Diduga Depresi Karena Merasa Kurang Berbakat, Jonghyun SHINee Akhiri Hidup

Nggak pernah terbayang kalau Jonghyun SHINee akan meninggalkan kita dengan cara yang begitu menyedihkan. Artis K-Pop pun faktanya nggak jauh dari rasa depresi, Girls.
Monica Dian
19 Desember 2017

Kalau kamu pecinta K-Pop, kamu pasti udah dengar berita duka meninggalnya Jonghyun SHINee. Yup, kemarin, lebih tepatnya 18 Desember lalu, member grup K-Pop Shinee ini diberitakan meninggal akibat bunuh diri. Berita kepergiannya pun udah dikonfirmasi oleh SM Entertainment selaku agensi yang menaungi boy group ini. Bahkan kabarnya SM Entertainment membatalkan seluruh kegiatan artisnya sebagai bentuk penghormatan pada Joghyun.

Dihimpun dari pemberitaan kronologis kematiannya, Jonghyun ditemukan nggak sadarkan diri di sebuah penginapan di Cheondamdong setelah keracunan karbon monoksida dari briket yang dihirupnya untuk bunuh diri. Polisi yang menemukannya pun segera melarikannya ke rumah sakit. Namun sayang, cowok kelahiran 8 April 1990 ini nggak bisa bertahan dalam perjalanan ke rumah sakit.

Dikabarkan juga, Jonghyun sempat memberi pesan singkat pada kakaknya sebelum ia ditemukan tewas. Menurut pemberitaan media Korea, pesan tersebut berisi, “Rasanya sangat berat hingga detik ini. Relakan aku pergi. Tolong bilang ke semua orang kalau aku udah berusaha. Ini salam terakhirku.”

Nggak berhenti di situ aja, Girls. Media Korea Dispatch juga menemukan percakapan terakhir Jonghyun dengan sahabatnya. Dari percakapan ini, diduga Jonghyun bunuh diri karena depresi. Sahabatnya itu mengungkapkan kalau penyanyi “Lonely” ini sedang menghadapi masa sulit yang berhubungan dengan musik dan bakatnya. “Ia ingin melakukan lebih baik, namun talentanya masih kurang. Ia pun bekerja keras, tapi ia berkata justru semakin ‘down’ seiring bertambahnya usia,” terang sosok yang sudah berteman dekat dengan Jonghyun selama 5 tahun terakhir itu.

Benar-benar kabar yang heart-breaking banget ya, Girls? Padahal SHINee adalah boy group ternama. Lagu-lagunya selalu jadi hits. Apalagi Jonghyun juga aktif sebagai solois, dengan menelurkan album paling barunya “Story Op.2” pada April 2017. Daftar prestasinya masih panjang. Ia bahkan jadi artis SM Entertainment pertama yang dapat turun tangan langsung dalam proses penulisan, pengaturan, dan penciptaan lagu. Padahal, agensi hiburan raksasa itu dikenal sangat membatasi artisnya dalam proses produksi album, lho. Hmm… apakah karena tugas ini yang bikin Jonghyun merasa kurang berbakat dan akhirnya depresi?

Sepeninggal vokalis SHINee ini, kakak perempuannya mengungkapkan wasiat kalau Jonghyun ingin mendonasikan organ tubuhnya seperti kornea, mata, ginjal, jantung, tulang, dan bagian lainnya setelah kematiannya nanti. Katanya, ia nggak mau kepergiannya jadi sia-sia dan memberi kesedihan buat semua orang.

Meski cara yang dilakukan Jonghyun buat lari dari rasa depresinya terbilang keliru, kita doakan semoga ia tenang di sana ya. Bila tahu, atau kenal seseorang yang punya potensi depresi, segera hubungi pihak-pihak atau orang dewasa yang bisa membantu ya, Girls.

Comments

 

Tweet @FIMELAGirl

 

Can't find what are you looking for? Try our search tool.