Tips Menghadapi Cowok yang Anak Mami

Punya pacar emang enak ya, Girls! Tapi, kalau ternyata pacar kita anak mami, duh rasanya pasti nggak enak banget. Gimana ya menghadapi pacar yang anak mami? Buat kamu nih, Girls, supaya nggak salah ambil langkah, FG udah sempat konsultasi nih sama psikolog, Anna Surti Ariani, S.Psi., M.Si., Psi. Dibaca baik-baik, ya!
FimelaGirl Editor
1 Februari 2017

sabar

Bersabar

Bersabar, kadang susah buat dilakukan ya, Girls. Tapi kalau kamu memang mau mempertahankan hubungan kamu dengan Si Dia, kayaknya tahap yang paling standar ini harus bisa kamu lakukan, deh.

�Waktu pertama-tama pacaran sama dia, aku nggak tahu kalau dia itu anak yang deket banget sama mamanya. Awal-awal aku berpikir kalau cowok yang dekat dengan mamanya itu sweet, ya. Tapi kalau pacarku ini, aku merasa dia selalu apa-apa mendahulukan mamanya. Ya sebenernya sih nggak apa-apa kalau masih dalam batas yang wajar. Cuma kadang-kadang aku merasa kesal, kalau dia udah janji denganku duluan, tapi sering ngebatalin karena tiba-tiba mamanya minta anterin ke mana gitu sama dia. Dan dia jadi men-cancel acara kita,� cerita Gita (22) yang baru jadian dengan cowoknya selama 5 bulan ini.

Anna Surti bilang, kalau sudah begitu, kamu harus bersabar. �Kalau mamanya muncul dan muncul lagi, kamu harus sabar. Kalau kamu asal marah, tentunya dia akan lebih memilih mamanya daripada kamu.�

Comments

 

Tweet @FIMELAGirl

 

Can't find what are you looking for? Try our search tool.